Revolusi Industri dan Making Indonesia 4.0




Cakyus.web.id -
Dunia perlahan lahan mulai berubah dari masa kemasa. Apa kita siap?

Tak bisa dipungkiri kreativitas dan kecerdasan seseorang semakin tinggi serta taraf pendidikan yang semakin baik. Pendidikan merupakan faktor utama yang membuat terjadinya perubahan di dunia ini.

Salah satunya yang sering kita dengar adalah Revolusi Industri. Cuma sedikit pengetahuan saja, Revolusi Industri adalah perubahan secara drastis dan besar-besaran di seluruh dunia diberbagai bidang antara lain pertanian, teknologi, informasi, infrastruktur, serta tambang yang berpengaruh pada Ekonomi, sosial dan budaya.

Nah revolusi industri ini sudah sampai 4.0 lho ternyata. Kalian tau nggak sih tahun berapa saja terjadi revolusi Industri? 

Revolusi 1.0, yang terjadi mulai sekitar tahun 1784 yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin uap dalam industri. Salah satu yang mudah diamatai adalah penggunaan lokomotif tuh yang buat alat angkut. 

Revolusi 2.0, yang terjadi mulai tahun 1870 yang ditandai dengan penggunaan mesin produksi yang sangat banyak disegala bidang dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sebagai tenaganya.

Revolusi 3.0, terjadi mulai sekitar tahun 1696 dengan penggunaan teknologi informasi dan mesin otomatis. Sudah mulai menggunakan alat-alat yang otomatis, satelit, serta beberapa kendaraan yang otomatis.

Revolusi 4.0 ini terjadi tak jauh sekarang yaitu dimulai sekitar tahun 2011 yang banyak muncul mesin yang terintegrasi internet.

Sedikit pengetahuan saja bahwa pada revolusi 4.0 ini, yang ditekankan adalah internet of things (IoT), Intelligence, Human Machine, dan Teknologi 3D printing. 

 

Dengan adanya tantangan ini, Indonesia haruslah mampu bersaing dan mengejar semuanya supaya tidak kalah berasing di dunia dan tidak mudah diberdayakan oleh negara adi kuasa yang sekarang bisa dikatakan dipegang oleh China. Oleh karena itu, kementerian Perindustrian menerbiatkan artikel "Making Indonesia 4.0"

Artikel ini bisa di download di laman web resmi www.kemenperin.go.id. Dalam artikel ini berisi beberapa tujuan kedepan untuk mencapai Indonesia 4.0.

Komitmen Indonesia untuk membangun industri manufaktur yang kokoh dengan melalui cara berikut ini. 

a. Menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia berdasarkan PDB Indonesia akan menggali potensi ekspor netto-nya sebagai pendorong ekonomi, dengan memperbaiki produktifitas dan penerapan inovasi dalam industri.

b. Menggandakan rasio produktifitas-terhadap-biaya Kita akan berfokus pada penggandaan output dari biaya dasar buruh saat ini. Kemudian keadaan yang aman dan nyaman ini membuat banyak investor yang menanamkan modalnya di Indonesia.

c.Mendorong ekspor netto menjadi 10 persen dari PDB Indonesia berkeinginan untuk mengangkat pangsa pasar ekspor globalnya, untuk mewujudkan lebih banyak lapangan pekerjaan dan meraih kembali kejayaan ekspor netto, melalui pencapaian ekspor netto 10 persen dari PDB pada tahun 2030.

d.Menganggarkan 2 persen dari PDB untuk penelitian dan pengembangan Penganggaran ini untuk meningkatakan penelitian dan pengembangan supaya ekonomi dan penguasaan teknologi semakin baik dan berasaing.

Sektor yang akan dikembangkan oleh untuk menggapai dan mengejar revolusi 4.0, yaitu sektor makanan dan minuman,tekstil dan pakaian,otomotif, kimia, dan elektronik. Semua bidang ini akan diusahakan karena Indonesia sebagai pengguna barang jadi terbesar, sehingga pangsa pasar sebaiknya dikuasai oleh hasil dalam negeri dan ada nilai tambah pada setiap produk yang dibuat.

Selain itu, ada 10 prioritas yang dikedepan Indonesia dalam "Making Indonesia 4.0" 

a. Perbaikan alur aliran barang dan material 
b. Desain ulang zona industri 
c. Mengakomodasi standar-standar keberlanjutan (sustainability) 
d. Memberdayakan UMKM 
e. Membangun infrastruktur digital nasional 
f. Menarik minat investasi asing 
g. Peningkatan kualitas SDM h. Pembangunan ekosistem inovasi 
i. Insentif untuk investasi teknologi 
j. Harmonisasi aturan dan kebijakan

Oleh karena itu mari kita sebagai warga negara dan rakyat Indonesia mendukung akan rencana ini dan jangan menjadi beban negara. Apabila ada pekerjaan carilah pekerjaan karena pemerintah sudah membuka pekerjaan, jangan menganggur, berpendidikan tinggi, serta kembangkan kawasan industri/UMKM di desa-desa kalian.

Apabila memerlukan desain kemasan, branding bisnis, dsb bisa menghubungi saya di alamat email : yusazis28@gmal.com. Saya akan membantu UMKM anda dengan baik dan mendukung "Indonesia 4.0"

Penulis Yusuf Abdhul Azis

Terimakasih kepada:
 id.Wikipedia.org
 www.kemenperin.go.id

1 Response to "Revolusi Industri dan Making Indonesia 4.0 "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel